Perkuat Komitmen Perluasan Tanam, BRMP Kalsel Hadiri Rakor Bersama Mentan
JAKARTA (brmp-kalsel) --- Pasca keberhasilan metode tanam PM-AAS pada gelaran Pekan Nasional (PENAS) ke-17 di Gorontalo bulan lalu, Kementerian Pertanian melakukan perluasan penerapan metode PM-AAS ini secara nasional dengan target seluas satu juta hektar. Tujuannya jelas, guna meningkatkan produksi dan produktivitas padi nasional yang hanya berada pada kisaran 5,2 to per hektare. Melalui metode PM-AAS, dapat dicapai peningkatan produktivitas melalui penambahan jumlah rumpun yang ditanam pada areal luasan lahan.
Perluasan pertanaman metode PM-AAS memerlukan komitmen dari daerah sebagai lokus dari kegiatan. Oleh karena itu, Kementerian Pertanian melakukan Rapat Koordinasi dengan mengundang para Kepala Dinas, Pejabat Eselon I dan II Lingkup Kementan, para Direktur Wilayah, PIHC, BPS, PUPR, Bulog dan berbagai pemangku kepentingan terkait. Menteri Pertanian menyampaikan bahwa metode PM-AAS memungkinkan padi untuk berproduksi sebanyak 10 ton perhektar. Keberhasilan program ini sangat bergantung pada komitmen kepala daerah dan pada kepala dinas pertanian termasuk didalamnya para penyuluh pertanian.
Plt. Kepala BRMP Kalimantan Selatan hadir bersama dengan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Banjar, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Barito Kuala, Kepala Dinas Pertanian, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Tanah Laut dan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tapin. Dalam kesempatan tersebut, dilakukan penguatan komitmen melalui penandatanganan pakta integritas perluasan tanam PM-AAS Kalimantan Selatan seluas 16.040 hektare.